Saturday, 6 November 2010

Kau tatap aku
kucari pijar disana
kau cuma bawa senyummu di situ

ku tatap kedua tanganmu
masih sama halusnya

Sekarang ku berdarah karna diam adalah temanmu
Sekarang genangan itu semakin meruah hancurkan tembok yang telah menjulang tinggi

ya aku hanya mampu melihatmu sekali lagi dan pergi menjauh

No comments:

There was an error in this gadget
Creative Commons License
My Anthology by Stevy Towoliu is licensed under a Creative Commons Attribution-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at stevyanthology.blogspot.com.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http://stevyanthology.blogspot.com/.
Loading...