Teler
Tak bisa tidur
Amarah tampar ini sabar
Ulang kali
Bujuk diri
Percuma!!!
Getir tlah meraja
Sekarang
Cuma ada pilihan bersarang
Lari
Atau
Berdiam diri sampai sengau
Disapu mentari
Tuesday, 10 November 2009
COBALAH ..
Berapa kali harus kukatakan
suaramu bisingkan telinga
tolong diam aku hanya ingin sepi menari sebentar di sini
coba kau lihat langit sore hari ini
adakah kicau burung bawa separuh waktu untuk kau semai nanti
bila iya..
ambillah dan silahkan lanjutkan langkahmu ..
suaramu bisingkan telinga
tolong diam aku hanya ingin sepi menari sebentar di sini
coba kau lihat langit sore hari ini
adakah kicau burung bawa separuh waktu untuk kau semai nanti
bila iya..
ambillah dan silahkan lanjutkan langkahmu ..
PERGI !!!
Kedip mata tak terasa
perih membunuh ini jiwa
Tak mengapa karna itulah mau ku
senyuman mungkin bertengger di bibir atau juga tidak
aku tak tau yang aku tau banyak mata menatapku gelisah
ah .. sudahkah bahagia ku bagikan padamu
sudahkah nyanyianku belai nadimu
aku tak tahu
sungguh tak tau
karena
akupun tak tau kapan dan dimana langkah ku kan terhenti ..
perih membunuh ini jiwa
Tak mengapa karna itulah mau ku
senyuman mungkin bertengger di bibir atau juga tidak
aku tak tau yang aku tau banyak mata menatapku gelisah
ah .. sudahkah bahagia ku bagikan padamu
sudahkah nyanyianku belai nadimu
aku tak tahu
sungguh tak tau
karena
akupun tak tau kapan dan dimana langkah ku kan terhenti ..
LIHAT AKU ..
lihatlah
sukmaku mengkerut
sembilu tak jua pergi
ah ku ingin ia hilang bersama mega biru
agar hembusan angin senja terasa sejukkan hati
coba dengarkan
isakku melambung ke udara
mentahkan rembulan yang nyaris melingkar sempurna
jangan tanya mengapa
karena jawaban tlah mengambang jauh entah kemana
mungkin ia terlalu risih
sebab sedih menggantung manja di setiap baitnya
sukmaku mengkerut
sembilu tak jua pergi
ah ku ingin ia hilang bersama mega biru
agar hembusan angin senja terasa sejukkan hati
coba dengarkan
isakku melambung ke udara
mentahkan rembulan yang nyaris melingkar sempurna
jangan tanya mengapa
karena jawaban tlah mengambang jauh entah kemana
mungkin ia terlalu risih
sebab sedih menggantung manja di setiap baitnya
Monday, 1 June 2009
??????
siapa kasih.. siapa benci
bila keacuhan menapak bagai titah raja ..
siapa benci .. siapa kasih
bila gerhana saja tak pamit tuk kedipkan langit
siapa kasih .. siapa benci
bila kasih dan benci tak ada di gugusan sukma ..
bila keacuhan menapak bagai titah raja ..
siapa benci .. siapa kasih
bila gerhana saja tak pamit tuk kedipkan langit
siapa kasih .. siapa benci
bila kasih dan benci tak ada di gugusan sukma ..
Sunday, 31 May 2009
LAGI GILA LIGA GALI
ih .. lagi gila liga gali ..
dasar gila lagi gali liga
gak mau di bilang gila
jangan lagi
dekat-dekat gali
dan jangan ngumpul di liga
bila tidak
pasti gila lagi liga gali
ah .. dasar lagi gila gali liga ..
dasar gila lagi gali liga
gak mau di bilang gila
jangan lagi
dekat-dekat gali
dan jangan ngumpul di liga
bila tidak
pasti gila lagi liga gali
ah .. dasar lagi gila gali liga ..
SEKALI LAGI
menuai lagi hati yang bergerigi
piasnya sampai ke ujung belantara
geliatnya pecah dedaunan rapuh di atas tanah bisu
belum cukup akarnya tancap kuat-kuat
hingga sesak berlarian didegupan hari
tapi .. lihat geliat masih mengeliat
tanda bahwa rapuh tak ada di genggaman
karna cengkraman mengerat pada alam .. ya .. pada alam ..
ehmmmmm ....
piasnya sampai ke ujung belantara
geliatnya pecah dedaunan rapuh di atas tanah bisu
belum cukup akarnya tancap kuat-kuat
hingga sesak berlarian didegupan hari
tapi .. lihat geliat masih mengeliat
tanda bahwa rapuh tak ada di genggaman
karna cengkraman mengerat pada alam .. ya .. pada alam ..
ehmmmmm ....
Subscribe to:
Posts (Atom)
My Anthology by Stevy Towoliu is licensed under a Creative Commons Attribution-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at stevyanthology.blogspot.com.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http://stevyanthology.blogspot.com/.